[Comic] Superman: New Krypton
New Krypton Cover
Writer: Geoff Johns, James Robinson, Sterling Gates
Penciller: Renato Guedes, Jamal Igle, Gary Frank, Pete Woods
Publisher: DC Comics
Ketika cerita Brainiac di Action Comics selesai, Geoff Johns menjanjikan sebuah crossover besar-besaran antara tiga komik Superman yang ada di pasaran saat ini. Action Comics, Superman, dan Supergirl akan memiliki jalan kisah sambung menyambung selama 10 bagian. Crossover besar-besaran ini dijuduli New Krypton dan disebutkan akan mengubah dunia Superman sebagaimana yang kita kenal ini selama-lamanya. Masalahnya, setiap penulis tentu saja berkoar demikian dalam mempromosikan karyanya. Bisakah hasil di kertas membuktikan janji tersebut?
Ketika pesawat Brainiac berhasil dihancurkan Superman, sang super komputer masih sempat memberikan ‘kado’ terakhir bagi sang manusia baja. Sebuah misil yang diledakkan dekat ladang Kent merenggut nyawa Jonathan Kent – ayah Clark. Sebaliknya, hancurnya pesawat Brainiac berhasil menyelamatkan sebuah kota Kryptonite yang dikecilkan oleh Brainiac. Walhasil, Superman dan Supergirl tidak lagi menjadi survivor dari planet Krypton. Ada setidaknya 100.000 orang Krypton yang kini menjadikan bumi sebagai rumah barunya.
Hadirnya para Kryptonian ini disambut harap-harap cemas oleh para penduduk Metropolis dan dunia. Maklum saja, baru beberapa saat yang lalu, Jendral Zod dari Krypton juga sempat meloloskan diri dari Phantom Zone dan bersama para kroninya nyaris menghancurkan Metropolis. Apakah para penduduk Krypton yang datang sekarang ini “malaikat penyelamat” ala Superman? Atau jangan-jangan malah “dewa penghancur” macam Zod? Dan bagaimana dunia dan para superheronya bisa bertahan apabila benar-benar digempur oleh 100.000 Superman?
Ruang cakup dari New Krypton yang begitu luas sebenarnya menjanjikan begitu banyak potensi untuk digali di dalamnya. Bagaimana Supergirl beradaptasi begitu menyadari bahwa ayah ibunya masih hidup? Bagaimana reaksi para penjahat – terutama Lex Luthor melihat mendadak musuhnya menjadi ribuan kali lipat? Bagaimana perang batin berkecamuk di hati Superman yang sebagai Clark Kent kehilangan ayahnya sementara sebagai Kal-El menemukan keluarga baru? Saya percaya bahwa Geoff Johns bisa menggali semuanya itu. Bukankah itu yang dia lakukan dengan saga Sinestro Corps War dalam Green Lantern? Bukankah ia salah seorang penulis terbaik DC saat ini?
Betapa salah dan kelirunya saya.
New Krypton bukannya menjadi cerita yang membangkitkan Superman setelah bertahun-tahun kalah pamor dengan Batman, tetapi malahan mengembalikan Superman ke jaman-jaman ‘kegelapan’nya. Tiga penulis Geoff Johns, James Robinson, dan Sterling Gates seakan kekurangan koordinasi dalam menggarap kisah crossover ini sehingga pacing dari cerita menjadi berantakan. Sampai paruh kedua New Krypton (buku keenam dari sepuluh) masih berkisah bagaimana Superman mencoba membawa para Kryptonian beradaptasi dengan bumi. Tensi baru mulai meninggi di buku ketujuh, memuncak di buku kedelapan serta sembilan, dan berakhir secara prematur di buku terakhirnya. Kelihatannya para penulis ikut bingung karena dengan begitu banyaknya materi penceritaan, mereka menjadi kehilangan fokus.
Yang lebih celaka lagi, Gary Frank yang sudah memiliki ciri artwork begitu signifikan dalam Action Comics malah berhenti dan tidak menangani New Krypton. Hal tersebut mungkin tidak menjadi masalah apabila penggantinya pun seorang yang sama baiknya. Masalahnya Pete Woods sebagai penerus – no offense – sama sekali tidak bisa menggambar. Penggambaran Renato Guedes yang tetap prima dalam komik Superman malahan membuat serial crossover ini kian timpang. Bukannya semua yang berlangsung di New Krypton buruk. Mengingat ia memang memiliki premise yang kuat, setidaknya crossover ini masih berhasil memulihkan citra Supergirl di mataku (dan di mata kebanyakan penggemar komik Superman lainnya).
New Krypton menjadi crossover yang sangat mengecewakan ketika ditutup di awal tahun 2009. Semoga ini menjadi peringatan bagi Johns untuk tidak mengulangi hal yang sama ketika ia nantinya menggarap The Blackest Night.
Score: 6.0